Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai

Penilaian Website Perusahaan Fashion For Social Cause ” RUPAHAUS & CINTA BUMI ARTISANS”

Nama: Chatarina Selinka

NPM: 181006747

UAS Sosiologi Fashion

–  Rupahaus Clothing https://www.rupahaus.com/ 

Rupahaus merupakan salah satu brand fashion lokal asal Indonesia yang menggunakan konsep sustainable fashion demi menjaga kelestarian lingkungan dan mempertahankan tradisi. Jadi Rupahaus ini berangkat dari keprihatinan Founder Rupahaus yaitu Stephanie Chandra terhadap pengrajin tenun tradisional yang mulai meredup karena digantikan oleh industri fast fashion yang mulai berkembang di indonesia. Stephanie ingin membangkitkan lagi semangat dari pengrajin tenun  tradisional lokal dari pedesaan di seluruh Indonesia agar terus bertumbuh hingga melampaui pasar Internasional.

Stephanie telah membungkus konsep Rupahaus ini berbeda dari Clothing sustainable lainnya. Karena ia tinggal di Perth, Australia Barat, ia bekerjasama dengan tim desain Australia membuat label Fashion Leisure Wear lalu diproduksi oleh pengrajin tradisional secara hand made. Stephani juga turun langsung dalam merangkul pengrajin tenun tradisional hingga saat ini yang bergabung ada 4 koperasi pengrajin di beberapa tempat di Indonesia dan telah mengumpulkan puluhan tenaga kerja pengrajin tenun tradisional.

Stephanie ingin memperlihatkan kepada para pengguna produk Rupahaus bahwa setiap produk dari Rupahaus memiliki cerita tradisi dan budaya yang telah dituangkan oleh para pengrajin tenun tradisonal. Dalam Rupahaus ini Stephanie juga ingin memperlihatkan potensi yang dimiliki pengrajin tradisional lewat karya-karya yang mereka hasilkan ini di dalam pameran karya seni agar mereka dapat menunjukan eksistensinya dengan tetap memegang tradisi dan budaya tradisional.

Sumber foto: https://pin.it/2q0S8fK

Rupahaus berupaya untuk menempatkan para pengrajin tenun tradisional sebagai maskot yang utama dan tentunya berusaha untuk menigkatkan ekonomi pengrajin agar taraf kehidupannya dapat meningkat pula. Selain itu Rupahaus juga memberi investasi dana sebesar 5% dari pendapatan penjualan produk untuk para komunitas pengrajin.

Rupahaus menjadi salah satu perusahaan sosial yang bergerak pada bidang fashion yang ditunjukan dari kepeduliannya terhadap kelestarian pengrajin tenun tradisional agar tradisi dan budaya kain tenun tradisional tetap terjaga selain itu produksi ini menggunakan konsep sustainable Fashion yang aman bagi lingkungan.

– Cinta Bumi Artisans https://cintabumiartisans.com/ 

Cinta Bumi Artisan juga berupa brand fashion lokal yang memproduksi berbagai aksesoris fashion seperti syal, kain kulit kayu, tas dan totes, kalung dan kit pewarna rumah. Jadi dia adalah Novieta Tourisia founder dari Cinta Bumi Artisans. Berlokasi di Ubud, Bali. Jadi konsep awal yang diusung untuk Cinta bumi oleh Novieta ini sangat unik. Ia mendapat ide usaha ini dari penelitian ekowisata di Poso, Sulawesi Tengah. Novieta mulai tertarik pada adat masyarakat di sekitar Taman Nasional Lore Lindu dan Lembah Bada, dimana disitu tersimpan warisan buadaya yang sangat indah. Dan ia belajar cara membuat kain kulit kayu (Ranta) oleh salah satu ibu yang ada di Poso, Sulawesi tengah. Mulai dari situ dunianya tentang Cinta Bumi terbuka.

Kemudian ia mendirikan Cinta Bumi Artisans sebagai bentuk rasa cintanya kepada bumi dan warisan budaya. Novieta juga melihat tradisi pembuatan kain ranta yang sudah berumur ratusan tahun ini hampir punah karena tidak banyak pengrajin yang meneruskannya. Produk yang dijual di artisan ini merupakan produk handmade dengan pengerjaan tangan oleh pengrajin-pengrajin yang tersebar di Indonesia.

Jadi Novieta mengungkapkan dalam produknya itu keabadian berupa ekosistem yang sehat, perhatian dan berkelanjutan. Hal itu bermaksud pada usahanya ini ia menggunakan konsep sustainable fashion dimana semua produknya berbahan dasar alami, perhatian bermaksud pada pengrajin tradisional yang tetap mempertahankan warisan budaya sehingga produk yang dihasilkan sebagai bentuk warisan budaya akan selalu ada dan terlestarikan.

Sumber foto: https://pin.it/wpWnvlK

Produk alami yang dijual di Cinta Bumi Artisan ini menggunakan bahan kulit kayu yang ada di Lembah Bada dan dibuat oleh 29 pengrajin Lembah Bada Poso, Sulawesi Tengah, tas dan totes dibuat  dari jerami dan bambu oleh pengrajin hasil hutan yang berada di Bali, Sulawesi Tengah dan Jawa. Lalu syal, pakaian dan tas dijahit oleh penjahit Bali dengan kain kulit kayu tadi.

Cinta Bumi Artisans ini menjadi sebuah usaha sosial dibidang fashion yang mengedepankan kelestarian budaya dan bumi karena dapat dilihat dari latar belakang terdirinya Cinta Bumi penuh dengan kepeduliannya terhadap kerajinan di Poso, pengrajin dan sikapnya down to earth kepada lingkungan. Lewat usahanya mendirikan Cinta Bumi Artisans ini Novieta juga telah merangkul berbagai pengrajin kerajinan khas Indonesia yang akan terancam punah khsusnya warisan Budaya dari Poso Sulawesi Tengah berupa kain kulit kayu tadi.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: